WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota Siapkan 1.500 "Paket Ramadhan Bahagia” untuk Masyarakat

Lima Puluh Kota – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lima Puluh Kota menyiapkan sebanyak 1.500 paket bantuan bertajuk “ Paket Ramadhan Bahagia” untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Program ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu, khususnya menjelang dan selama bulan Ramadhan.

Setiap "Paket Ramadhan Bahagia” berisi kebutuhan pokok dan makanan, antara lain beras, minyak goreng, makanan siap saji, kue, teh, gula, serta susu. Bantuan ini diharapkan dapat membantu penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menambah kebahagiaan dalam menjalankan ibadah puasa.

BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota menyampaikan bahwa pendistribusian paket akan dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran, dengan melibatkan UPZ Nagari serta koordinasi bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.

Melalui program ini, BAZNAS berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan Ramadhan semakin meningkat, sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan di bulan yang penuh rahmat ini.

18/02/2026 | Kontributor: Humas Baznasliko
Penetapan Besaran Konversi Zakat Fitrah dan Fidyah Ramadhan 1447 H/2026 M di Kabupaten Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota – Menjelang Ramadhan 1447 H/2026 M, besaran konversi zakat fitrah dan fidyah di Kabupaten Lima Puluh Kota resmi ditetapkan melalui rapat yang digelar di Aula VIP Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Lima Puluh Kota Rabu 11-02-2026.

Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Kemenag Lima Puluh Kota, Dr. H. Irwan, M.Ag, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lima Puluh Kota, Yulius, Ph.D, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr. (hc). Arsat Chan, LC, perwakilan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, serta utusan organisasi kemasyarakatan Islam seperti Muhammadiyah, NU, dan Perti.

Setelah melalui pembahasan dan perhitungan berdasarkan harga beras yang berlaku di pasaran, rapat musyawarah tersebut menyepakati besaran konversi zakat fitrah dan fidyah tahun 1447 H/2026 M sebagai berikut:

Besaran Konversi Zakat Fitrah:

Kategori 1 (beras kualitas premium) : Rp44.000 per orang

Kategori 2 (beras kualitas medium) : Rp42.000 per orang

Kategori 3 (beras kualitas standar) : Rp33.000 per orang

Konversi Fidyah minimal: Rp12.000 per orang per hari

Penetapan ini bertujuan untuk memberikan pedoman yang jelas kepada masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah dan fidyah sesuai dengan kualitas beras yang biasa dikonsumsi.

H. Yulius, Ph.D selaku Ketua Baznas Lima Puluh Kota mengatakan zakat fitrah dan fidyah juga dapat dibayarkan melalui Baznas Lima Puluh Kota baik diantar langsung atau pun ditransfer melalui Rekening Baznas Lima Puluh Kota.

"Bagi masyarakat yang membayar zakat fitrah melalui Baznas Lima Puluh Kota diharapkan sebelum H-1 Hari Raya Idul Fitri. Agar Baznas dapat langsung menyerahkan kepada mustahik. Sebab harus diterima oleh mustahik paling lambat menjelang Shalat Hari Raya Idul Fitri" ucap beliau.

Selain melalui Baznas Lima Puluh Kota, masyarakat dapat juga membayarkan zakat fitrah dan fidyah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di nagari-nagari se-Kabupaten Lima Puluh Kota. Berikutnya UPZ di nagari-nagari itu yang akan langsung menyerahkannya kepada para mustahik yang ada di masing-masing nagari. Selanjutnya, UPZ memberikan laporan kepada Baznas Lima Puluh Kota.

Dengan adanya keputusan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota dapat menunaikan zakat tepat waktu dan sesuai ketentuan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahik menjelang Hari Raya Idul Fitri.

11/02/2026 | Kontributor: Humas Baznasliko
BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota Salurkan Rp. 141.500.000 Tambahan Modal Usaha untuk Enam Panti Asuhan

Lima Puluh Kota – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lima Puluh Kota Rabu 11-02-2026 menyalurkan bantuan tambahan modal usaha kepada enam panti asuhan dengan total dana sebesar Rp 141.500.000.

Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk zakat produktif guna mendukung kemandirian ekonomi panti asuhan serta meningkatkan kesejahteraan para penerima manfaat (mustahik).

Adapun enam panti asuhan penerima bantuan tambahan modal usaha tersebut adalah:

Panti Sosial SDLB Tarantang – Rp25 juta untuk tambahan modal usaha kedai harian.

Panti Asuhan Anak Payat Ibrahim, Nagari Situjuah Batua – Rp25 juta untuk tambahan modal usaha ternak kambing.

Panti Asuhan Darul Funun El Abbasiyah, Nagari VII Koto Talago – Rp25 juta untuk tambahan modal usaha pembibitan domba mini.

Panti Asuhan Muhammadiyah, Nagari Guguak VIII Koto – Rp16,5 juta untuk tambahan modal usaha ternak ayam KUB.

Panti Asuhan Anak Hamzah Ludin, Nagari Kubang – Rp25 juta untuk tambahan modal usaha ternak itik petelur.

Panti Asuhan Mustakim, Nagari Situjuah Tungkar – Rp25 juta untuk tambahan modal usaha laundry.

H. Yulius, M.Ag, Ph.D, selaku Ketua Baznas Kabupaten Lima Puluh Kota menyampaikan bahwa bantuan tambahan modal usaha tersebut dikelompokkan sebagai zakat produktif. “Harapan kami usaha yang dikelola oleh panti asuhan berupa kedai harian, peternakan kambing, ayam, itik dan lainnya dapat terus berkembang, sehingga memberikan manfaat yang lebih maksimal bagi para mustahik yang ada di panti asuhan anak yatim piatu dan panti jompo, beberapa panti asuhan lainnya di Kabupaten Lima Puluh Kota didorong untuk mendirikan unit usaha agar dapat memperoleh bantuan serupa".

“Ada beberapa panti asuhan lainnya yang kita dorong agar mendirikan unit usaha sehingga juga dapat berproduktif. Baznas nanti menyiapkan bantuan modal usaha jika unit usaha itu telah berdiri dan berjalan,” tegasnya.

Melalui program zakat produktif ini, Baznas Lima Puluh Kota berharap panti asuhan tidak hanya bergantung pada bantuan konsumtif, tetapi mampu membangun usaha berkelanjutan yang mendukung kemandirian ekonomi lembaga.

11/02/2026 | Kontributor: Humas Baznasliko
Melalui HAB Kemenag ke-80, BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota Salurkan Bantuan Biaya Pendidikan Untuk 250 Siswa & Santri

Lima Puluh Kota — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) tahun ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lima Puluh Kota menyalurkan Dana Bantuan Pendidikan sebesar Rp100 juta kepada 250 siswa dan santri. Kegiatan ini dilaksanakan di MTsN 6 Limapuluh Kota dan berlangsung dengan khidmat.

Bantuan pendidikan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota terhadap keberlangsungan pendidikan siswa dan santri, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Melalui program ini, BAZNAS berharap para siswa dan santri penerima manfaat dapat semakin termotivasi dalam menimba ilmu, meningkatkan prestasi, serta terus semangat meraih cita-cita tanpa terkendala oleh keterbatasan ekonomi.

Peringatan Hari Amal Bakti ini juga menjadi momentum penguatan sinergi antara BAZNAS, lembaga pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lima Puluh Kota.

BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan tepat sasaran, khususnya pada sektor pendidikan sebagai investasi masa depan generasi bangsa.

04/01/2026 | Kontributor: Humas Baznasliko
Dari Yogyakarta untuk Kampung Halaman, Keluarga Besar Gonjong Limo Bantu Korban Bencana Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota — Kepedulian perantau terhadap kampung halaman kembali ditunjukkan oleh Keluarga Besar Gonjong Limo Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada 24 Desember 2025, keluarga besar perantau tersebut menyerahkan bantuan bencana senilai Rp 14.000.000 untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Bantuan ini disalurkan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap saudara-saudara di kampung halaman yang tengah menghadapi musibah. Dukungan dari para perantau diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pasca bencana.

BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta kepercayaan yang diberikan oleh Keluarga Besar Gonjong Limo DIY. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat terdampak sesuai dengan kebutuhan dan prinsip tepat sasaran.

Momentum ini menjadi bukti kuatnya ikatan kebersamaan antara perantau dan masyarakat di kampung halaman, serta peran penting gotong royong dalam menghadapi bencana.

Melalui sinergi antara masyarakat, perantau, dan BAZNAS, diharapkan penanganan bencana di Kabupaten Lima Puluh Kota dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi para korban.

24/12/2025 | Kontributor: Humas Baznasliko

Berita Terbaru

Baznas Terima Penghargaan Pada HAB Kemenag ke-79
Baznas Terima Penghargaan Pada HAB Kemenag ke-79
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lima Puluh Kota, kebali menerima penghargaan dari Kementerian Agama (Kemenag) pada upacara perayaan Hari Amal Bakti (HAB) yang ke-79 di lapangan upacara MAN 1 PADANG JAPANG, Kenagarian VII KOTO TALAGO. Kecamatan GUGUAK. Jum'at 3 Januari 2024.Penghargaan yang diterima oleh baznas ini atas dasar kolaborasi & partisipasi dalam HAB Kemenag Ke-79 dengan membagikan 50 box paket sembako keluarga, yang dibagikan untuk panti asuhan, donor darah & kegiatan bersih masjid sebagai wujud kepedulian social Kementerian Agama beserta Baznas.Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-79 pada tahun ini mengusung tema "Umat Rukun Menuju Indonesia Emas" ini, merupakan wujud nyata dari misi Asta Cita Pemerintahan sekarang, yang mengamanatkan betapa Indonesia Emas dapat terwujud jika umat hidup rukun dan harmonis Baznas Kabupaten Lima Puluh Kota selalu siap untuk memberikan support untuk umat.
BERITA03/01/2025 | Humas Baznasliko
Rp 504.700.000 Telah Disalurkan Untuk Kebutuhan Usaha Mustahik
Rp 504.700.000 Telah Disalurkan Untuk Kebutuhan Usaha Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kabupaten lima puluh kota kembali menyerahkan bantuan modal usaha untuk usaha kecil. Bantuan ini diperuntukan untuk mustahik yang telah mempunyai usaha dengan nama Program Lima Puluh Kota Makmur kegiatan yang dilakukan untuk memberikan stimulus untuk masyarakat kurang mampu agar usahanya dapat berkembang.H. Yulius M.Ag menyatakan "pada tahun 2024 Baznas telah menyalurkan Rp 504.700.000 untuk memberikan stimulus kepada 214 mustahik di seluruh kabupaten lima puluh kota, angka ini diluar bantuan usaha khusus yang kita berikan dengan OPD dan kemenag. bantuan yang kita berikan berupa barang yakninya sembako, mesin jahit, etalase, gerobak jualan, mesin dll. bantuang gerobak telah kita lengkapi dengan branding dan menu yang di jual mustahik tersebut. besar harapan kami usaha yang kami bantu dapat berkembang dengan baik, sehingga mampu memenuhi segala kebutuhannya".
BERITA24/12/2024 | Humas Baznasliko
Pembinaan Calon Peserta Baznas Microfinance Masjid Al-Ikhlas Ronah Maek
Pembinaan Calon Peserta Baznas Microfinance Masjid Al-Ikhlas Ronah Maek
Ketua BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota,H. Yulius,M.Ag secara resmi meluncurkan Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di Masjid Al Ikhlas Ronah Nagari Maek Kec.Bukik Barisan, Kamis (19/12/2024). Kegiatan ini diawali dengan memberikan pembinaan dan arahan kepada 50 anggota BMM yang juga sekaligus sebagai penerima manfaat. Kehadiran BAZNAS melalui program ini bagi masyarakat dapat menjadi pelindung bagi mereka dalam mencegah dari jeratan pinjaman rentenir yang menyesengserakan kehidupan mereka. Program ini menghadirkan layanan keuangan mikro berbasis masjid yang bertujuan menyebarkan Gerakan Cinta Zakat dan mendukung perekonomian masyarakat melalui pembiayaan mikro kepada pelaku usaha UMKM disekitar Masjid dengan pembiayaan Rp. 3 juta setiap UMKM. Pinjaman yang diberikan dengan akad Qardhul hasan (Pinjaman Kebajikan) dan Ikrar Komitmen. Masyarakat yang tergabung sebagai anggota BMM ini diharapkan dapat menjadi penggerak roda perekonomian di daerah setempat dan mampu meningkatkan pertumbuhan perekonomian yang awal nya menjadi penerima manfaat yang kemudian dimasa yang akan datang menjadi pemberi manfaat dalam bentuk berzakat, infak, maupun sedekah. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh, Wali Nagari Maek, Ketua Baznas Kabupaten 50 Kota beserta jajaran, pimpinan BSI KCP Pangkalan, UPZ Mesjid, dan 50 anggota BMM. Ketua Baznas Kabupaten 50 Kota menjelaskan bahwa Baznas RI Mempunyai komitmen dalam meningkatkan kualitas masyarakat. Salah satunya program Baznas Microfinance Masjid untuk meningkatkan perekonomian jamaah disekitar masjid, dan ini juga berkat kerja keras dan kerja sama yang dilakukan karena sudah banyak mengadopsi program-program unggulan Baznas RI untuk diterapkan di Kabupaten Lima Puluh Kota diantaranya Bedah Rumah, dan Baznas Microfinance Masjid. Ketua Baznas Kabupaten 50 Kota juga menyampaikan arah dari pengembangan program ini dapat terbentuknya koperasi syariah berbasis masjid sebagai upaya dan ikhtiar dalam memakmurkan mesjid beserta jemaahnya. Mesjid tidak disempitkan hanya untuk beribadah semata, melainkan juga dapat dijadikan sebagai tempat untuk pemberdayaan lainnya terkhusus dalam upaya dalam pengembangan perekonomian masyarakat.
BERITA19/12/2024 | Aninda, A.Md
Komisi VIII DPR Apresiasi Peran BAZNAS Bantu Pemerintah Tanggulangi Bencana
Komisi VIII DPR Apresiasi Peran BAZNAS Bantu Pemerintah Tanggulangi Bencana
Anggota Komisi VIII DPR RI Dr. Abdul Fikri Faqih mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam membantu Pemerintah dan masyarakat turut serta dalam penanggulangan bencana alam. "Apresiasi untuk BAZNAS, karena sudah menunjukkan kepada publik bahwa BAZNAS bermanfaat bagi masyarakat dan membantu pemerintah," kata Fikri seperti dikutip dari halaman Instagramnya, Senin (16/12/2024). Fikri mengatakan, peran BAZNAS, para relawan, maupun mitra-mitra BAZNAS yang telah bersinergi membantu pemerintah dalam penanganan kebencanaan nasional ini akan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak dan sedekah. "Dengan tampilnya apel siaga atau kesiapsiagaan BAZNAS tanggap bencana dan rumah sehat BAZNAS ini, maka publik masyarakat terutama kaum muslim, akan semakin mempunyai kepercayaan untuk menunaikan zakat," ucapnya. Sebelumnya, Apel Kesiapsiagaan dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) serta Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 tersebut dibuka Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Pimpinan BAZNAS seluruh Indonesia, di Kota Semarang, pada Jumat (13/12/2024). "Karena zakat itu kewajiban yang tidak hanya menggugurkan kewajiban di hadapan Allah Subhanahu wa ta’ala, tapi juga memberikan manfaat luar biasa kepada masyarakat yang membutuhkan, salah satunya adalah membantu BNPB, BPBD di Provinsi dan Kabupaten/Kota, untuk menyelesaikan problematika ketika ada banjir, gempa atau bencana lainnya," tambah Fikri. Fikri juga mengapresiasi berbagai program yang diluncurkan dan dijalankan oleh BAZNAS melalui program BTB dan RSB. Menurutnya, program-program tersebut tidak hanya membantu masyarakat saat bencana terjadi, tapi juga dapat membantu pemulihan pasca bencana hingga upaya mengurangi risiko bencana yang mungkin akan terjadi. "Penanganan itu baik pada tahap tanggap darurat bencana, pemulihan pasca bencana, sampai upaya mengurangi risiko bencana seperti kampung tanggap bencana, dan program masyarakat bangkit sejahtera," jelasnya.
BERITA16/12/2024 | Humas Baznasliko
Optimalisasi Penanggulangan Bencana, Rakornas BTB Hasilkan Risalah Simpang Lima Semarang 2024
Optimalisasi Penanggulangan Bencana, Rakornas BTB Hasilkan Risalah Simpang Lima Semarang 2024
Rapat Kerja Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah menghasilkan “Risalah Simpang Lima Semarang 2024” untuk mengoptimalkan penyaluran zakat bagi penanggulangan bencana di Indonesia. Risalah tersebut disampaikan oleh Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri pada Sabtu malam (14/12/2024) di Semarang, serta disaksikan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA, dan Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si. Dalam penutupannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA. menyampaikan, Risalah Simpang Lima Semarang ini menunjukkan bahwa BAZNAS ingin meningkatkan diri sebagai lembaga pemerintah non struktural, terutama dalam penanganan kebencanaan. Menurut Kiai Noor, selama ini tim BTB telah memperlihatkan kinerja yang luar biasa manakala terjadi bencana di daerah-daerah. “Saat ini tim BTB telah berada di 30 Provinsi dan 360 Kabupaten/Kota, maka dengan adanya risalah ini tentu akan terus kita tingkatkan lagi hingga ke seluruh provinsi di Indonesia,” ucapnya. Kiai Noor menekankan, “Maka dari itu Risalah Simpang Lima ini menjadi pemicu untuk kita semua agar terus memperkuat diri, dan insya Allah kita akan bersama-sama untuk menjalankannya.” Berikut merupakan Risalah Simpang Lima Semarang 2024: 1. BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia berkomitmen untuk mencapai visi bersama menjadi lembaga utama mensejahterakan umat dengan mengutamakan penyelamatan nyawa (hifzun nafs) dalam program kebencanaan serta mencegah munculnya sumber-sumber kemiskinan baru serta mendukung peningkatan pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). 2. Memperkuat kelembagaan dan Struktur BAZNAS Tanggap Bencana yang dikomandoi langsung oleh pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota sesuai dengan hasil kesepakatan pleno pimpinan. 3. Dalam pelaksanaan operasional BAZNAS Tanggap Bencana ditunjuk kepala pelaksana harian dari unsur amil/staf atau profesional untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas penanganan bencana di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota. 4. BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia berkomitmen membentuk dan mengelola tim relawan kebencanaan dengan jumlah yang memadai sesuai dengan kebutuhan yang terlatih dan siap siaga dalam menghadapi situasi darurat. 5. BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia berkomitmen Mengalokasikan dana yang memadai dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) untuk mendukung program-program kebencanaan mitigasi, kedaruratan, pemulihan dan rekonstruksi serta penyediaan sarana prasarana yang diperlukan sesuai dengan Fatwa MUI No. 66 Tahun 2022. 6. BAZNAS seluruh Indonesia berkomitmen menjalankan setiap program kebencanaan dengan prinsip akuntabilitas yang tinggi, transparansi pengelolaan dana, dan pelaporan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada para muzaki, mustahik, dan masyarakat luas. 7. BAZNAS seluruh Indonesia berkomitmen untuk membagi peran dalam manajemen kebencanaan antara lain bagi BAZNAS Kabupaten/Kota bertugas untuk mengkonsolidasikan relawan ditingkat Kabupaten/Kota sampai ke Desa. BAZNAS Provinsi bertugas untuk meningkatkan kapasitas relawan dengan memberikan dukungan pelatihan dan pendanaan. BAZNAS RI bertugas untuk menyiapkan regulasi dan SOP Tata Kelola, SDM, Keuangan, Sertifikasi SDM serta dukungan infrastuktur kebencanaan dan dukungan pendanaan secara nasional.
BERITA14/12/2024 | Humas BAZNAS RI
Rakornas BTB-RSB, MUI Dorong BAZNAS Perkuat Pemanfaatan Zakat untuk Penanggulangan Bencana
Rakornas BTB-RSB, MUI Dorong BAZNAS Perkuat Pemanfaatan Zakat untuk Penanggulangan Bencana
Rakornas BTB-RSB, MUI Dorong BAZNAS Perkuat Pemanfaatan Zakat untuk Penanggulangan Bencana 14/12/2024 | Humas BAZNAS RI Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat pemanfaatan dana zakat untuk penanggulangan bencana di Indonesia. Hal tersebut mengemuka dalam acara Sharing Session Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 di Semarang, Jumat, (13/12/2024). Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof. KH. Asrorun Ni'am Sholeh menyatakan, pada dasarnya penanggulangan bencana dan dampaknya adalah tanggung jawab pemerintah. Namun, berdasarkan Fatwa MUI Nomor: 66 Tahun 2022 harta zakat boleh dimanfaatkan untuk penanggulangan bencana dan dampaknya. "Pencegahan dan penanggulangan bencana itu tanggung jawab kita semuanya, kemudian direpresentasikan menjadi tanggung jawab ulil amri, tanggung jawab pemerintah, tanggung jawab negara, negara disitu ada unsur-unsurnya penyelenggara negara, akan tetapi peran pemerintah saja tentu tidak cukup, kapasitas yang terbatas sementara kasus-kasus cukup luas, tidak sedikit inisiasi masyarakat yang justru menjadi penyelamat ketika bencana terjadi, seperti kasus faktual yang terjadi di Indonesia," kata Prof. Niam melalui Zoom. Prof. Niam menjelaskan, dana zakat pada prinsipnya bisa dan boleh didayagunakan untuk kepentingan penanggulangan bencana, tetapi dengan syarat-syarat yang sangat ketat karena zakat merupakan ibadah mahdoh dan bagian dari rukun islam. "Jangan sampai kemudian kita berpikir karena bencana itu dalam situasi yang darurat, maka kondisi yang darurat itu membolehkan sesuatu, apa saja yang penting menyelamatkan jiwa, maka disini perlu ada pemahaman yang utuh mengenai aspek awlawiyah, aspek kriteria prioritas di dalam pengemban tugas dan juga tanggung jawab, kemudian aspek awlawiyah dan pemanfaatannya," jelasnya. "Misalnya ada contoh kasus faktual, ketika ada dua orang yang sama-sama dalam kondisi idhtirori atau darurat, kemudian membutuhkan bantuan, sementara bantuannya terbatas, salah satu diantara keduanya harus tertolong sementara kalau dua-duanya tertolong ini gak mungkin, dan kalau satu saja yang tertolong berpotensi yang lain tidak tertolong, maka disitu ada awlawiyah, mana yang lebih berhak, dalam konteks distribusi zakat ini ada skala prioritasnya, bukan berarti mengabaikan orang yang sedang dalam kondisi bencana, tetapi ada muqtadhal hal-nya, ada posisi dan kondisi yang memang menjadi tanggung jawab secara profesional dan juga proporsional," terang Prof Niam. Prof. Niam menambahkan, ketentuan hukum Islam di dalam perluasan pemanfaatan harta zakat ini terikat dengan ketentuan dasar zakat sebagai ibadah mahdoh, karena itu menurutnya, dibutuhkan kehati-hatian di dalam pemanfaatan harta zakat untuk kepentingan fungsi-fungsi yang bisa jadi merupakan perluasan makna dari mustahik zakat yang sudah definitif dan juga limitatif sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Quran mengenai asnaf mustahik zakat. "Dalam konteks penanggulangan bencana ini, disamping soal tanggung jawab utamanya, kita bisa mengoptimasi instrumen-instrumen yang muncul di tengah masyarakat, salah satunya adalah instrumen keagamaan, salah satu instrumen keagamaan yang paling memungkinkan adalah zakat, tetapi tentu dengan berpegang pada aturan, khususnya aturan yang beririsan dengan ketentuan ibadah mahdoh," ungkapnya. Prof. Niam juga menegaskan Pemerintah wajib mengoptimalkan daya dukung sumber daya untuk penanggulangan bencana dan dampaknya, dengan melakukan langkah cepat guna menjamin keselamatan dan kemaslahatan korban bencana.
BERITA14/12/2024 | Humas BAZNAS RI
Rakornas BTB, BAZNAS RI Siap Bersinergi Tanggulangi Bencana dengan LAZ
Rakornas BTB, BAZNAS RI Siap Bersinergi Tanggulangi Bencana dengan LAZ
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI smenyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dalam rangka menanggulangi bencana di Indonesia. Hal itu disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc. MA dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 di Semarang, Sabtu (14/12/2024). "Dengan kolaborasi dan sinergi yang erat, maka dapat lebih mudah untuk membantu pemerintah dalam penanganan bencana nasional," ujar Achmad. Meski demikian, Achmad menilai saat ini pihaknya terus berupaya untuk menguatkan koordinasi dengan LAZ agar bantuan yang diberikan dapat diterima tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Di mana, menurutnya, beberapa daerah terdampak menerima bantuan berlimpah, sementara daerah lain kekurangan. "Misalnya, dalam bencana banjir besar, sering terjadi penumpukan bantuan di titik-titik tertentu karena kurangnya koordinasi di lapangan. Oleh karena itu ini akan kita kuatkan," jelasnya. Kemudian, lanjut Achmad, adanya inefisiensi sumber daya. Artinya, dana, logistik, dan tenaga relawan yang dimobilisasi sering kali tidak terkelola dengan baik. "Seperti mobilisasi relawan yang tidak terorganisir membuat penyaluran bantuan menjadi lambat dan tidak terstruktur," imbuhnya. Achmad menambahkan, ke depan perlu adanya integrasi data antara BAZNAS, LAZ, dan pemerintah daerah, sehingga bantuan dapat tersalurkan dengan baik. "Tentunya kami sepakat membangun sinergi dengan banyak pihak sebagai upaya penanggulangan bencana di Indonesia,” ucapnya.
BERITA14/12/2024 | Humas BAZNAS RI
Di Rakornas BTB-RSB, BAZNAS Dorong Kolaborasi dan Kemitraan Pentahelix Penanggulangan Bencana Berbasis Zakat
Di Rakornas BTB-RSB, BAZNAS Dorong Kolaborasi dan Kemitraan Pentahelix Penanggulangan Bencana Berbasis Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong kolaborasi dan kemitraan pentahelix dalam penanggulangan bencana berbasis zakat yang bertujuan untuk memperkuat sinergi antara berbagai elemen masyarakat, pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan media dalam mengatasi tantangan kebencanaan. Hal ini dikemukakan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. pada Rakornas BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Semarang, Jumat malam (13/12/2024). Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menegaskan kekuatan penting dari adanya kolaborasi sinergi dengan masyarakat. Sebab tuntutan yang menginginkan untuk memberikan sumbangan melalui lembaga yang bisa dipercaya itu hadir dari masyarakat itu sendiri. “Dan rata-rata mereka (masyarakat) percaya bahwa lembaga yang mereka akui untuk menyalurkan dengan sebaik-baiknya adalah BAZNAS RI,” katanya. Kiai Noor berharap, kolaborasi diharapkan dapat menciptakan harmonisasi penanggulangan bencana yang humanis dan agamis. Menurutnya, juga diperlukan pendekatan transendensi dalam setiap aktivitas BAZNAS, yang tidak hanya berfokus pada aspek duniawi, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai keagamaan. “Setiap langkah BAZNAS yang dilakukan merupakan amanah dari Allah SWT yang diajarkan melalui Rasulullah SAW. Secara ideologis penting menjadi pegangan bersama. Apa yang kita lakukan adalah bagian dari apa yang diperintahkan Allah kepada rasulnya," tegasnya. Dalam menjalankan tugas BAZNAS, Kiai Noor mengingatkan seluruh jajaran untuk terus meneladani Rasulullah SAW dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. "Jangan pernah merasa malu untuk mengajak masyarakat mendukung program kita, karena ini adalah kewajiban yang diajarkan oleh Rasulullah SAW," ujarnya. Dengan strategi yang terintegrasi dan semangat sinergi, kata Kiai Noor, BAZNAS optimistis mampu memperluas jangkauan program pengentasan kemiskinan serta menjadikan lembaga ini sebagai model pengelolaan ZIS dan DSKL di Indonesia. "Harapan kami, kekuatan ini dapat terus memberikan bantuan kepada masyarakat, baik dalam kondisi bencana maupun non-bencana, seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW,” ujarnya.
BERITA13/12/2024 | Humas BAZNAS RI
Wapres RI Apresiasi Peran Strategis BAZNAS dalam Penanggulangan Bencana di Indonesia
Wapres RI Apresiasi Peran Strategis BAZNAS dalam Penanggulangan Bencana di Indonesia
Wapres RI Apresiasi Peran Strategis BAZNAS dalam Penanggulangan Bencana di Indonesia 13/12/2024 | Humas BAZNAS RI Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas peran dan kontribusinya yang luar biasa dalam membantu penanganan dan penanggulangan bencana di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Wapres Gibran saat menjadi pembina dalam Apel Kesiapsiagaan sekaligus Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 yang dilaksanakan di Semarang, Jumat (13/12/2024). Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ). "Saya ingin mengucapkan terima kasih atas peran dan kontribusi aktif BAZNAS selama ini. Menghimpun, serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk bagi penanganan dan pencegahan bencana," ujar Wapres Gibran. "Saya sangat mengapresiasi peran aktif BAZNAS, para relawan, serta mitra BAZNAS yang telah bersinergi membantu pemerintah dalam penanganan bencana nasional. Mulai dari tahap tanggap darurat bencana, pemulihan pasca bencana, hingga upaya pengurangan risiko bencana, seperti program kampung tanggap bencana dan masyarakat bangkit sejahtera," lanjutnya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan seperti BAZNAS, serta masyarakat merupakan kunci dalam menghadapi bencana. Gibran berharap ke depan, BAZNAS dapat semakin memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat. "Beberapa langkah yang diharapkan antara lain pemberian pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat, pembangunan sekolah darurat untuk anak-anak korban bencana, serta pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan bagi anak-anak yang kehilangan akses pendidikan akibat bencana," tambahnya. Selain itu, program pemberdayaan ekonomi juga menjadi prioritas. Wapres Gibran menekankan, perlunya pembuatan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di lokasi relokasi korban bencana, serta penyaluran bantuan produktif untuk membantu korban bencana memperoleh kemandirian ekonomi. "Melalui program-program tersebut, kita tidak hanya meringankan beban masyarakat korban bencana, namun juga memberi mereka harapan baru untuk memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik," ujarnya. Wapres Gibran menyampaikan, agar BAZNAS menjaga transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi penyaluran zakat, infak, sedekah, yang digunakan untuk penanggulangan bencana, sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat. “Marilah kita terus bahu-membahu, saling tolong menolong, bekerja sama dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Indonesia,” katanya.
BERITA13/12/2024 | Humas BAZNAS RI
Diikuti 5.000 Peserta, Wapres Gibran Pimpin Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana dan RSB
Diikuti 5.000 Peserta, Wapres Gibran Pimpin Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana dan RSB
Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka menjadi pembina Apel Kesiapsiagaan sekaligus membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) serta Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 yang dilaksanakan di Semarang, Jumat (13/12/2024). Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Dalam sambutannya, Wapres Gibran mengapresiasi peran BAZNAS, para relawan, maupun mitra-mitra BAZNAS yang telah bersinergi membantu pemerintah dalam penanganan kebencanaan nasional, baik pada tahap tanggap darurat bencana, pemulihan pascabencana, sampai upaya mengurangi risiko bencana seperti Kampung Tanggap Bencana dan program masyarakat bangkit sejahtera. “Saya berharap ke depan BAZNAS dapat memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat, baik itu terkait pemberian pelatihan kesiapsiagaan kepada masyarakat, pembangunan sekolah darurat sementara bagi anak korban bencana, pemberian beasiswa dan keperluan sekolah bagi anak korban bencana, pembuatan titik ekonomi baru di tempat relokasi, serta penyaluran bantuan produktif untuk kemandirian ekonomi para korban bencana,” ujar Wapres Gibran. Ia berpesan agar BAZNAS menjaga transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi penyaluran zakat, infak, sedekah, yang digunakan untuk penanggulangan bencana, sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat. “Marilah kita terus bahu-membahu, saling tolong menolong, bekerja sama dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Indonesia,” katanya. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan, apa yang dilakukan BAZNAS merupakan bagian dari keinginan masyarakat, terutama masyarakat agamis, agar BAZNAS membentuk relawan-relawan tanggap bencana. “Apa yang kami lakukan ini merupakan bagian dari harapan masyarakat yang menginginkan BAZNAS untuk bisa tampil, mengumpulkan, dan membentuk relawan-relawan ini. BTB merupakan suatu koordinasi, relasi antara masyarakat yang agamis, masyarakat yang memang senang bersedekah, berinfak dengan relawan-relawan kami,” kata Kiai Noor. “Demikian juga pada hari ini akan ada Rakornas BTB dan RSB. RSB rumah tanpa kasir, rumah sehat yang tidak membayar apapun, karena semuanya didedikasikan untuk masyarakat, karena semuanya dari muqayyadh, sehingga tidak perlu membayar,” sambungnya. Kiai Noor juga menyampaikan terima kasih kepada Wapres RI Gibran Rakabuming Raka atas kehadirannya, yang berarti telah peduli terhadap nasib rakyat Indonesia, juga kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran Apel Kesiapsiagaan ini. Apel Kesiapsiagaan dan Rakornas BTB serta RSB 2024 bertujuan untuk meningkatkan optimalisasi penyaluran zakat untuk penanggulangan bencana di Indonesia, serta peran BAZNAS se-Indonesia dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Acara ini diikuti 5.000 personil kesiapsiagaan bencana BAZNAS yang terdiri dari: Relawan BAZNAS Tanggap Bencana, PMI, perwakilan LAZ, tenaga medis dan non medis Rumah Sehat BAZNAS; OPD Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang.
BERITA13/12/2024 | Humas BAZNAS RI
Bersama Wapres RI, BAZNAS Salurkan Bantuan 450 Tenda dan 30 Perahu Karet bagi BTB se-Indonesia
Bersama Wapres RI, BAZNAS Salurkan Bantuan 450 Tenda dan 30 Perahu Karet bagi BTB se-Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menyerahkan bantuan berupa 450 tenda dan 30 perahu karet untuk BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di seluruh Indonesia. Penyerahan secara simbolis diberikan kepada perwakilan BTB yakni BAZNAS kabupaten Cilacap, BAZNAS kabupaten Kudus, BAZNAS kota Semarang, dan BAZNAS Kabupaten Temanggung dalam acara Apel Kesiapsiagaan dan Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS Tanggap Bencana & Rumah Sehat BAZNAS 2024, Jumat (13/12/2024). Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menjelaskan, bantuan yang diserahkan berupa 450 tenda dan 30 perahu karet. Bantuan ini akan didistribusikan ke 34 provinsi, khususnya kepada daerah-daerah yang rawan terkena bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. “Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kapasitas BTB BAZNAS di seluruh wilayah Indonesia dalam merespons situasi darurat. Tenda dan perahu karet ini adalah kebutuhan dasar dalam penanganan bencana yang sering kali menjadi kendala saat bencana terjadi,” tutur Noor Achmad. Menurut Kiai Noor, bantuan ini juga merupakan bagian dari program besar BAZNAS untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin yang berkaitan dengan penanganan bencana dan pengentasan kemiskinan. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat terdampak bencana tidak hanya mendapatkan bantuan darurat, tetapi juga solusi jangka panjang untuk bangkit kembali,” tambah Noor Achmad. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS berharap dapat semakin memperkuat perannya sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pengelolaan zakat, tetapi juga aktif dalam aksi kemanusiaan. “Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah rawan bencana,” tuturnya. Kiai Noor juga berharap semakin banyak tim BTB yang terbentuk di seluruh Indonesia, sehingga makin banyak yang merasakan dampak positif dari adanya tim BTB di tanah air. "Saat ini, kita baru memiliki 30 tim BTB di provinsi dan 360 kabupaten/kota. Namun Insya Allah, kita menargetkan semua provinsi dan kabupaten di seluruh wilayah Indonesia akan segera dibentuk BAZNAS tanggap bencana," ucapnya. Apel Kesiapsiagaan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ).
BERITA13/12/2024 | Humas BAZNAS RI
Baznas Tanggap Bencana Serahkan Bantuan Daerah Terdampak Banjir BandanDi Kenagarian Kubang
Baznas Tanggap Bencana Serahkan Bantuan Daerah Terdampak Banjir BandanDi Kenagarian Kubang
Hujan deras yang melanda Kabupaten Lima Puluh Kota mengakibatkan sejumlah daerah dilanda banjir. Salah satunya yakni daerah Jorong Siamang Bunyi Nagari Kubang Kecamatan Guguak.Dari informasi warga di Jorong Siamang Bunyi Sabtu sore 23 November mengatakan dimana kejadian banjir yang melanda daerahnya diperkirakan terjadi sekitar jam 10.30 Jumat malam.warga yang terdampak banjir tepatnya di Batang air Taratak botuang dihimpun ada sekitar 8 rumah warga yang terdampak. Sementara orang yang terseret banjir ini ada 2 orang, satu sudah ditemukan dan orang tersebut didapati sudah meninggal dunia.Dua orang yang terseret banjir ini merupakan suami istri, yang laki-laki bernama Refizal usia lebih kurang 60 tahun pekerjaan petani. Sementara istrinya Yul usia lebih kurang 56 tahun belum ditemukan dan masih dalam pencarian,”BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kab.Lima Puluh Kota langsung terjun k titik lokasi bencana tepatnya siamang bunyi Nagari Kubang Kec Guguak untuk mengantarkan bantuan sembako bagi warga terdampak banjir pada siang Sabtu 23/11/2024. Bantuan tersebut diserahkan di posko bencanaDan sejak dini hari tadi Minggu 24/11/2024 BTB Lima Puluh Kota juga kembali meninjau ke titik lokasi bencana menuju Siamang Bunyi, Suliki, serta pauah Sangik.BAZNAS juga salurkan bantuan sembako di Nagari Suliki bagi warga terdampak banjir bandang tersebut.Semoga dengan bantuan tersebut bisa sedikit mengobati duka warga kita terdampak banjir.Aamiin
BERITA23/11/2024 | Humas Baznasliko
Makmurkan Masjid Melalui Aplikasi Menara Baznas Lima Puluh Kota, Baznas Laksanakan Kolaborasi di KUA Kecamatan Bukit Barisan
Makmurkan Masjid Melalui Aplikasi Menara Baznas Lima Puluh Kota, Baznas Laksanakan Kolaborasi di KUA Kecamatan Bukit Barisan
Kolaborasi yang apik antara KUA Bukik Barisan dengan BAZNAS Limapuluh Kota mengangkat acara silaturahmi dengan Pengurus Masjid se-Kecamatan Bukik Barisan. Rabu (20/11) Dalam sambutannya Kepala KUA, Budiman Azis Putra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Limapuluh Kota yang telah mendukung kegiatan silaturahmi dengan 44 orang Pengurus Masjid yang ada di Kecamatan Bukik Barisan. “Upaya dalam memakmurkan Masjid adalah tanggung jawab bersama Pengurus Masjid dan Jama'ah. Ada tiga aspek manajemen Masjid yang harus menjadi perhatian pengurus Masjid yaitu Idarah Masjid, Imarah Masjid dan Ri'ayah”. Ujar Budiman Azis Putra. Mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam nomor DJ.II/802 tahun 2014, ketiga aspek tersebut menjadi standar pembinaan manajemen masjid. Ketua BAZNAS H. Yulius, mengharapkan dengan adanya kegiatan ini, semua masjid menjadi lebih baik pengurusannya dari masa sebelumnya. Masjid sudah harus berorientasi digitalisasi semua laporannya terutama masalah keuangan masjid. Beliau juga mensosialisasikan aplikasi menara masjid sebagai wujud tanggung jawab terhadap pengurus dan jama'ah, disamping itu juga disampaikan harapan BAZNAS kedepannya, semoga UPZ di setiap masjid bisa dibentuk dalam jangka waktu yang tak terlalu lama. Acara digelar diaula Kantor Camat Bukik Barisan ini, dibuka secara resmi oleh Camat Bukik Barisan diwakili oleh Sekcam Joni Masda. (RA)
BERITA20/11/2024 | Humas Kemenag
Giat Penanaman Perdana Bantuan Bibit Cabe Di Kampung Zakat Jorong Mangunai Kenagaran Ampalu
Giat Penanaman Perdana Bantuan Bibit Cabe Di Kampung Zakat Jorong Mangunai Kenagaran Ampalu
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Lima Puluh Kota & Kementerian Agama melaksanakan giat penanaman perdana bantuan bibit cabe yang dilaksanakan pada 05 November 2024 di kampung zakat Kenagarian Ampalu.Pada acara ini dihadiri oleh perwakilan Baznas, perwakilan Kemenag, Wali Nagari, Wali Jorong, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Dalam sambutannya, Ketua Baznas Kabupaten Lima Puluh Kota, Wakil Baznas II Gusri Efendi, S.Pd, menyampaikan “bahwa program ini merupakan upaya untuk memberdayakan masyarakat melalui sektor pertanian. Kami berharap dengan adanya penanaman bibit cabe ini, masyarakat dapat memperoleh penghasilan tambahan dan ketahanan pangan di daerah ini semakin meningkat,” ujarnya.Penanaman bibit cabe dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat dengan pendampingan dari tim Baznas, Kemenag, Wali Nagari, dan Wali Jorong. Program Kampung Zakat di Jorong Mangunai diharapkan dapat menjadi contoh bagi nagari lainnya dalam memanfaatkan zakat untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan sinergi antara Baznas dan masyarakat, diharapkan keberlanjutan program ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
BERITA05/11/2024 | Humas Baznasliko
Baznas Serahkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni & Produktif Di Kampung Zakat Kenagarian Ampalu
Baznas Serahkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni & Produktif Di Kampung Zakat Kenagarian Ampalu
Ampalu, 05 November 2024 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lima Puluh Kota melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan modal usaha produktif & penyerahan bantuan RTLH(Rumah Tidak Layak Huni), dan penanaman 6.000 batang bibit cabe di jorong Mangunai, nagari Ampalu, kecamatan Lareh sago halaban. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kampung Zakat yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memanfaatkan zakat secara produktif. Penyerahan tersebut dibagikan secara simbolis oleh Waka III bidang keuangan baznas 50 kota Edrimal dt. Ulak Cimano yang mana penyerahannya dilaksanakan di Kantor Wali Nagari Ampalu yang di saksikan langsung oleh Wali Nagari. Bantuan modal usaha tersebut berbentuk barang yang dibutuhkan untuk keberlangsungan usaha mustahiq & sedangkan untuk bantuan rumah kita memberikan sebanyak Rp. 15.000.000 yang kita serahkan ke nagari untuk pembangunannya, rumah ini adalah milik saudara kita yang sedikit memiliki gangguan jiwa kata Edrimal Dt. Ulak Cimano
BERITA05/11/2024 | Humas Baznasliko
Dilepas Kakankemenag, Baznas Bantu Tim Kreasi 50 Kota Untuk Menorehkan Prestas di Tingkat Nasional
Dilepas Kakankemenag, Baznas Bantu Tim Kreasi 50 Kota Untuk Menorehkan Prestas di Tingkat Nasional
Sembilan Tim Kompetisi Riset Siswa Indonesia (KREASI) Tahun 2024 dari madrasah di Kabupaten Limapuluh Kota dilepas Kepala Kantor, H. Irwan menuju babak final tingkat nasional di Jakarta, Senin (4/11) di Aula Serbaguna kantor setempat.Kegiatan pelepasan dihadiri pejabat struktural dan fungsional di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Limapuluh Kota, Pelaksana, para guru pembimbing Tim Kreasi, serta siswa yang akan berkompetisi pada ajang tahunan tersebut.Selain dilepas Kepala Kantor, masing-masing madrasah Tim Kreasi juga mendapat dana pembinaan dari Baznas Kabupaten Limapuluh Kota dengan total 40 juta rupiah. Kolaborasi hebat dua lembaga pemerintah tersebut mendukung penuh Tim Kreasi melenggang ke babak final.Adapun madrasah yang lolos ke nasional pada ajang Kreasi tahun ini adalah, dari MAN Limapuluh Kota 1 tim, MTsN 1 Limapuluh Kota 2 tim, MTsN 3 Limapuluh Kota 4 tim, MTsN 5 Limapuluh Kota 1 tim, dan MTsN 7 Limapuluh Kota 1 tim.
BERITA04/11/2024 | Humas Kemenag
Pimpinan Baznas Rapat Evaluasi Pj Bupati
Pimpinan Baznas Rapat Evaluasi Pj Bupati
Pimpinan Baznas Liko adakan rapat teknis dan evaluasi bersama Pj Bupati Liko, Ahmad Zikri diruang kerjanya, Senin ( 28/10/2024). Dalam kesempatan itu Ketua Baznas, H. Yulius, didampingi Wakil Ketua Bidang Pengumpulan, H. Nursal, Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Pelaporan dan Keuangan, Edrimal Dt. Ulak, Wakil Ketua Bidang SDM, Suhendri dan Kepala Pelaksana, Jonres. Dalam kesempatan itu, Yulius memaparkan, Baznas hingga pertengahan Oktober 2024 ini, sudah berhasil kumpulkan dana zakat, infak dan sedekah sebanyak Rp. 9 Miliar lebih "Dari target Rp.7 Miliar, kita sudah berhasil lampaui target. Harapan kita, bisa kumpulkan dana mencapai Rp.10 Miliar, " harap Yulius. Dalam kesempatan itu, Pj Bupati berharap, Baznas tetap bekerja maksimal. "Harapan kita, Baznas tetap komit dengan usaha pengentasan kemiskinan. Ikuti aturan dan teruslah bekerja penuh," harap Pj Bupati.
BERITA28/10/2024 | Jonres
Berkah Sedekah Subuh SD Islam alkuttab darul Huda Untuk Peningkatan Mutu Pendidikan
Berkah Sedekah Subuh SD Islam alkuttab darul Huda Untuk Peningkatan Mutu Pendidikan
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Lima Puluh Kota bekerja sama dengan SD Islam alkuttab darul Huda Kenagarian Guguak VIII Koto, Kec. Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kembali melaksanakan penyerahan kembali hasil dari kaleng sedekah subuh yang di kumpulkan di sekolah tersebut.Pengembalian uang Hasil celengan SesukaLiko ini dilaksanakan langsung di hadapan siswa/i SD Islam alkuttab darul Huda dengan nilai Rp. 7.336.000 yang di kumpulkan selama beberapa bulan terakhir ini.DR. Datres hidayat selaku pimpinan SD Islam alkuttab darul Huda menyebutkan "Kami sangat bersyukur dengan adanya program kerja sama antara Yayasan dengan Baznas 50 kota, kami sangat mengharapkan kerja sama ini dapat meningkatkan mutu dan kualitas Pendidikan di Lima Puluh Kota, rencananya hasil dari celengan yang di kumpulkan ini akan digunakan untuk keperluan sekolah yakninya, perbaikan wc demi menunjang kesehatan anak didik, pengadaan peta untuk menambah pengetahuan, pergantian atau renovasi fasilitas meja belajar dan pengadaan patung atau peraga yang nantiknya akan kami gunakan untuk praktek sholat jenazah.
BERITA15/10/2024 | Humas Baznasliko
Baznas Komit Dukung Kampung Zakat
Baznas Komit Dukung Kampung Zakat
Ketua Baznas Kab. Lima Puluh Kota, Yulius, menegaskan, akan tetap memperlihatkan komitmentnya terutama dalam menjalankan program Kampung Zakat. Hal itu disampaikan Yulius disela-sela mengikuti Tim Pendampingan dan Verifikasi Kampung Zakat Kementerian Agama Republik Indonesia dibawah koordinasi Dirjen Bimas Islam, di Kantor Wali Nagari Ampalu Kecamatan Lareh Sago Halaban, Senin (7/10/2024). Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua Tim, Nur Kumala Dewi, didampingi Nurmala, program ini akan dilaksanakan di Jorong Mangunai, Nagari Ampalu, Kecamaran Lareh Sago Halaban. Yulius mengakui, Baznas akan berkoloborasi bersama tim lain, akan ikut membanti 82 mustahik yang menerima dana manfaat dari Program Kampung Zakat. Program ini merupakan salah satu dari program kolaborasi, seperti KUA Revitalisasi, dan Inkubasi Wakaf Produktif. "Kita harapkan, Program Kampung Zakat ini bisa mewujudkan perubahan status mustahik hari ini, menjadi muzaki suatu saat nanti, " harapnya. Yulius yang didampingi Wakil Ketua 3 Baznas Liko, Edrimal Dt Ulak juga menegaskan akan tetap jalin sinerji yang kuat di Kabupaten Limapuluh Kota antara Kemenag, Pemda, Baznas, Pemerintah Nagari, hingga Pemerintah Jorong. H. Irwan, dalam sambutannya mengatakan, Program Kampung Zakat adalah wadah mengembangkan ekonomi syariah, membangkitkan ekonomi umat. Melalui program ini akan menghindarkan mustahik dari kefakiran dan menyelematkan muzaki dari kekufuran. Dalam kegiatan tersebut, juga dihadiri dari Kanwil Kemenag Sumbar, Al Fajri, Ketua Tim Kerja Pemberdayaan Zakat, Syaiful Akhyar. Serta sejumlah perwakilan LAZ yang tergabung dalam Forum Zakat yang akan ikut mendukung Program Kampung Zakat itu. Juga memanfaatkan moment itu, dibagikan dua ton beras kepada masyarakat Ampalu. (Jonres)
BERITA08/10/2024 | Jonres
Baznas &  LKKS Siap Bersinergi Dengan Panti Asuhan Agar Produktif
Baznas & LKKS Siap Bersinergi Dengan Panti Asuhan Agar Produktif
Anak yatim piatu adalah anak-anak yang kehilangan kedua orang tua mereka. Kehilangan tersebut bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti penyakit, kecelakaan, atau bencana alam. Anak-anak ini sering kali menghadapi tantangan besar dalam kehidupan mereka, mulai dari kebutuhan dasar seperti makanan dan tempat tinggal, hingga dukungan emosional dan pendidikan.Dalam menghadapi tantangan ini, peran masyarakat sangatlah penting. Bagaimana masyarakat bisa berperan dalam mendukung kehidupan anak yatim piatu yang berada di Rumah didik. Badan Amil Zakat Nasional(BAZNAS) & Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial(LKKS) Kabupaten Lima Puluh Kota melaksanakan kegiatan pendampingan kepada 3 panti asuhan yang ada di kabupaten lima puluh kota.Dari 3 rumah didik yang dikunjungi banyak cerita, keluhan dan permasalahan yang ada di sekitar mereka. contohnya LKSA darul funun anak yang memiliki anak asuh 32 orang terdiri dari 12 perempuan selebihnya laki-laki. "Untuk uang belanja ang wajib adalah sekitar 2000.000 rupiah perminggu. Sekarang kami hidup dari swadaya masyarakat karena kalo di harapkan dari kotak sedekah tidak bisa memberdayakan operasional panti. Di darul funun ini anak-anak semuanya sekolah, bahkan ada yang bersekolah di luar lingkungan darul funun, banyak anak asuh kita yang sekolah di luar. Berat rasanya bagi kami tapi kami harus bisa untuk bertahan, karena banyak dari anak didik disini dari luar daerah contohnya Mentawai" ucap pengasuh.H.Yulius M.Ag selaku ketua baznas menyebutkan "kami datang beserta lkks, Kami turun atas intruksi pemerintah daerah, kami ingin melihat apa yang bisa di lakukan untuk meningkatkan perekonomian panti asuhan, berdaya dan juga mandiri untuk menunjang operasional panti, baznas siap membantu agar panti mempunyai usaha produktif, karena kami merasakan banyak kebutuhan yang harus di tanggung oleh pengurus panti. Maka dari itu kami meminta kepada pengurus panti memikirkan usaha apa yang cocok untuk dijalankan dan bisa menghasilkan dalam Waktu cepat dan dapat memperdayakan semua yang ada dilingkungan rumah didik ini".
BERITA04/10/2024 | Humas Baznasliko
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat